Wednesday, July 2, 2014

Sebuah Kepercayaan


Setiap manusia pasti memiliki kehidupan yang tak ingin diketahui banyak orang, rahasia kehidupannya yang hanya dia yang tau, sebuah kisah di masa lalu, sebuah rencana dimasa depan. Setiap manusia memiliki kepercayaan, bukan hanya aku dan kau. Terkadang setiap orang pasti ingin menembus jiwa seseorang untuk dia ketahui cerita cerita yang dia anggap usang dan tak pantas untuk dibuka kembali. Beberapa kali dia mencoba untuk percaya kepada orang orang yang ingin membuka lembaran itu, tapi setiap kali dia mengizinkan seseorang itu masuk, setiap kali itu juga dia terkhianati, kali ini dia mencoba untuk memberbaiki ruangan yang beberapa kali tekhianati itu, masuk tanpa diketahui dan pergi sesuka hati. 
Ruangan itu sangat rapi, tertata sesuai tempatnya masing masing, walaupun ada sedikit goresan disana sini dan itu tak pernah bisa ia hilangkan olehnya sendiri, butuh seseorang untuk menghilangkan goresan itu, tetapi ketika ada seseorang yang berjanji akan membantunya dan dia percaya saat itu juga seseorang itu berkhianat malah menambah goresan itu semakin banyak, dia tetap sabar menunggu seseorang yang benar benar bisa menepatkan janjinya dengan perbuatan, bukan hanya sekedar omong kosong ataupun bualan belaka. 
Ada seseorang yang ingin masuk lalu bertanya kepadanya “apakah aku dipersilahkan untuk masuk?” dia menjawab “ruangan ini tak sebagus saat pertama kali aku membuatnya, banyak goresan disana sini yang dibuat oleh orang orang yang hanya bisa berjanji tapi tak pernah bisa untuk ditepati, apakah kau seseorang yang berbeda atau kau sama dengan orang orang sebelum engkau?” seseorang itu menjawab “aku bukan hanya bisa berjanji tetapi aku juga bukan seseorang yang selalu menepati janji. Percayalah, dari sekian banyak ruangan hanya milikmu yang menarik perhatianku” dia menjawab “dengarlah, semua orang sebelum kau juga mengatakan demikian, tetapi ketika masuk dia hanya menikmati itu sesaat, ketika dia menatap keluar jendela dan ada ruangan yang lebih bagus disana, dia pergi tanpa aku ketahui” seseorang itu membantah “mungkin dia bosan dengan ruanganmu, kau harus selalu merubah suasananya, dan mungkin dia menemukan ruangan yang lebih baik diluar sana” dia tersenyum lalu menjawab “banyak ruangan diluar sana yang lebih baik dari ruanganku, lalu kamu menjadi ragu untuk memasukinya? Kamu pikir kamu bisa mendapatkan yang lebih baik? Apakah kamu lupa, banyak orang yang lebih baik darimu untuk masuk kedalam ruanganku tetapi aku memilihmu” seseorang itu berkata “aku akan masuk kedalam ruanganmu, hanya ingin membantumu untuk memperbaiki goresan itu, agar kelak ketika seseorang yang lain datang dia akan merasa nyaman tanpa goresan itu dan akan menetap disana selama yang kau mau, setelah semuanya beres aku akan pergi untuk mencari waktu yang tepat agar aku bisa kembali lagi keruanganmu, kuharap ruangan ini terkunci rapat sampai aku datang nanti, karna aku tak ingin ketika aku masuk kembali ada goresan walaupun itu setitik tinta hitam”. 
Ruangan itu kembali indah, tanpa goresan sedikitpun, dan seseorang itu berkata “kuharap kau percaya padaku, entah berapa banyak orang yang akan datang kepadamu untuk masuk kedalam sana, dan kuharap kau tak akan membiarkannya masuk” dia menjawab “ apa yang akan kau lakukan agar perkataanmu bisa kupegang?” seseorang itu menjawab “ berapa harga kepercayaanmu? Akan kubeli dengan apapun yang kau mau” dia menjawab kembali “ tidak perlu harga untuk sebuah kepercayaan, karna hatilah yang bisa membuat aku percaya padamu, pergilah kemanapun yang kau mau, tapi kau harus ingat bahwa kau harus kembali lagi, karna kau masih memiliki janji untuk menetap disini” seseorang itu tersenyum berbalik badan lalu pergi, tetapi dia memanggil kembali dan bertanya “ siapakah engkau?” lalu seseorang itu menjawab, “ aku adalah seseorang yang datang dari masa depan, dan kita akan bertemu lagi di masa depan”


Siapapun engkau yang membaca tulisan ini, jagalah ruangan yang kau buat sendiri, persembahkanlah untuk dia yang benar benar akan tinggal disana selamanya, bukan untuk seseorang yang datang dengan janji lalu keluar tanpa menetapi janji, yakinlah seberapa lama kau mengunci ruanganmu pasti akan datang seseorang yang dengan tulus datang kepadamu, tak perlu kau ragu karna dia orang yang tepat dan tak perlu kau membuat ruanganmu menjadi terlihat bagus dan indah, karna seseorang itu datang bukan karna indahnya ruanganmu tetapi karna kepercayaanmu untuk tetap menunggunya walaupun kau tau semua itu butuh waktu yang lama.

Zhafran Hafizhki

1 comment: